Portal Indonesia

Konsumsi Narkoba di Indonesia Tahun Ini Capai Rp 72 Triliun

berita terkini
Mensos RI bersama Wakil Bupati Bondowoso dalam acara Deklarasi BAANAR di Ponpes Manbaul Ulum
ad

BONDOWOSO (suarajatimpost.com)- Menteri Sosial Republik Indonesia, Hj Khofifah Indar Parawansa paparkan konsumsi Narkoba di Indonesia dalam Deklarasi anti narkoba Badan Ansor Anti Narkoba (BAANAR), di Pondok Pesantren Mambaul Ulum Tangsil, Bondowoso, Sabtu (27/8/2016).

“Berdasar data yang saya terima dari Kepala BNN, Budi Waseso, uang rakyat yang dibelanjakan untuk pembelian narkoba di Indonesia tahun lalu mencapai Rp 63 triliun,” katanya.

Bahkan, data yang diterima Mensos RI dalam 2 minggu yang lalu, angkanya naik drastis hingga Rp 72 triliun.

“Menyikapi hal tersebut, kita harus melakukan aksi dengan bekerjasama dengan semua element masyarakat untuk melawan narkoba,” tegasnya.

Mensos juga memberikan apresiasi kepada BAANAR yang bekerjasama dengan pesantren, untuk mencegah masuknya narkoba di kalangan santri.

"BANAAR ini adalah hulunya Mensos. Oleh karena itu, kita harus berpikir  bagaimana mencegah mudahnya narkoba masuk ke semua elemen masyarakat. Kalo Hilirnya, kita merehabilitasi yang sudah menjadi korban narkoba," pungkasnya.

Sementara, Ketua BAANAR akan terus bekerjasama dengan pemerintah untuk mengatasi masalah negara tentang peredaran serta para pengguna narkoba di Indonesia.

"BAANAR akan bekerjasama dengan Pesantren untuk mencegah masuknya narkoba dengan mudah ke semua kalangan. Tidak menutup kemungkinan pesantren tempat belajar agama, juga bisa disusupi narkoba,” kata Ketua BAANAR.

Reporter :
Editor :
ad
Berita Sebelumnya Dua Pasangan Mahasiswa Jember Digrebek Dalam Kamar Kos
Berita Selanjutnya Warga Ponorogo Apresiasi Legislator Gelar Safari Ramadhan

Komentar Anda