Portal Indonesia

Bupati Batang Jawa Tengah Jadi Dosen Tamu di Kampus Universitas Widya Gama Malang

berita terkini
Bupati Batang Jawa Tengah,Mayor Purn Arh. H.Yoyok Riyo Sudibyo saat menjadi dosen tamu di kampus inovasi Universitas Widya Gama Malang
ad

MALANG RAYA, (suarajatimpost com) - Bupati Batang Jawa Tengah,Mayor Purn Arh. H.Yoyok Riyo Sudibyo diundang khusus oleh pihak kampus inovasi Universitas Widya Gama Malang sebagai Dosen Tamu bagi para Mahasiswa baru ( MABA), Sabtu,(03/08) siang.


Kegiatan kuliah perdana berlangsung di Gedung Widya Graha, berlangsung sekitar dua jam lebih. Bupati muda yang berusia (44) itu memberikan motivasi dan bekal rasa kepercayaan diri. Dengan metode berbagi pengalaman dan sharing disampaikan pada para maba dari berbagai jurusan.

Bupati yang  simpatik itu menceritakan kisah perjalanan dari menjadi seorang prajurit militer hingga melakoni jadi pedagang hingga menjadi bupati.Berawal dari lulus Akabri 94, berpangkat letnan dengan jabatan awal Danton ( Komandan Pleton ).

Dirinya mengaku pernah bertugas di medan pertempuran, Hingga menjadi pedagang di Papua.Bahkan sempat disebut Kentir oleh ibunya , dianggapnya  tentara kok nyambi jadi pedagang. Namun, bagi Yoyok adalah sebuah pilihan.

Bertemu dengan kawan dari bandung, termotivasi maka pangkat Mayor bukan menjadi karir terusan, tetap bergelut dengan dunia usaha.Dengan  menjual mobil Hartop nya untuk modal awal dan ketekunan menggeluti dunia usaha akhirnya investasinya jadi puluhan milyar sekarang ini.Sampai jadi bupatipun juga karena dukungan dan dorongan saudara dan teman temannya.


Alasan itulah yang menjadi pertimbangan pihak kampus, mendatangkan Bupati Batang sebagai dosen tamu. " Beliau selain sosok Bupati yang masih muda,juga penuh simpati dan banyak prestasi selain bersahaja.Tadi bisa disaksikan,begitu dekatnya dengan siapapun,tanpa membuat jarak. Usai memberi kuliah singkat berbagi pengalaman,langsung nyanyi bersama para Maba." ujar Rektor UWG,DR. Iwan Nugroho saat dikonfirmasi suarajatimpost.com.


Acara yang dihadiri oleh 750 Maba dari berbagai jurusan tersebut amat respek dengan paparan dosen tamu sekaligus Bupati aktif,namun tidak nornatif performan nya,seperti kata dosen Akutansi,Ana Sophana." Jadi tidak heran jika Maba,panitia hingga para dosen berfoto selfie dengan beliaunya," ujarnya.

" tak sungkan,rasanya seperti ketemu keluarga sendiri.Begitulah suasananya membangun rasa kebersamaan " tambah bu Jhana, salah satu dosen. 

Sementara Yoyok kepada suarajatimpost.com memberikan mengatakan bahwa membangun kembali rasa nasionalisme saat ini, lebih tepat dan efektif dengan sentuhan nurani, rasa kekawanan,persuasif dan roso memiliki.

"Kepada Maba saya cukup begitu dikembalikannya rasa tanggung jawab sebagai anak yang dikuliahkan orang tuanya.Dedikatif proposional pada tugas kemahasiswaan.Jadi gak usah ndakik ndakik..menterjemahkan dari rasa nasionalisme itu." pungkasnya.

Reporter :
Editor : Fajar
ad
Berita Sebelumnya Arisan di Situbondo Nyaris Bawa 'Petaka', 83 Orang Sakit Perut
Berita Selanjutnya Bingung Berbisnis, 'Nyomod' Usaha Mandiri Masa Kini Tanpa Modal

Komentar Anda