Portal Indonesia

Ini Kata Ketua DPC Gerindra Pamekasan Tentang Pilkada Pamekasan 2018

berita terkini
A Agus Sujarwadi saat diwawancarai di kantornya.
ad

Ketua DPC Gerindra Pamekasan,  A. Agus Sujarwadi, yang berambisi mencalonkan diri pada pilkada Pamekasan tahun 2018 mendatang, kini semakin gencar melakukan komunikasi politik dengan berbagai tokoh parpol yang ada di daerah pamekasan.

Agus Sujar, sapaan akrabnya, saat diwawancarai oleh portalbangsa.com di kantornya, mengatakan siap bilamana partai-partai yang sering menjalin komunikasi dengannya merekomendasikan dirinya maju untuk memimpin Pamekasan demi perubahan yang lebih gemilang.

Bahkan, kata dia, ada yang siap menjadi sponsor nantinya untuk pencalonan dirinya sebagai kandidat yang akan bertarung di Pilkada 2018, bila partai koalisi resmi mengusung dan menghendaki dirinya untuk maju.

“Karena sponsor itu selaras dengan kepentingan Kabupaten Pamekasan. Sebenarnya saya pribadi selaku ketua partai Gerindra memberanikan diri untuk maju mencalonkan sebagai calon bupati Pamekasan dengan catatan direstui dan disepakati oleh rekan partai lain,” katanya.

Namun, baginya ia tidak akan maju tanpa adanya restu dan dukungan dari tokoh ulama dan kiai, meski dari partai koalisi sudah ada kesepakatan untuk mengusungnya. Karena bagi dia, bila ingin menjadi bupati di Pamekasan, harus mendapatkan restu dan dukungan penuh dari ulama dan kiai yang dijadikan panutan kabupaten yang dikenal dengan “Bumi Gerbang Salam”.

“Yang sering intens kita bertemu sementara ini memang masih 3 partai. Saya melihat, Pamekasan ini begitu banyak figur yang memang potensial. Saya menganggap semua yang muncul itu mempunyai kemampuan untuk memimpin Pamekasan, karena kami yang muncul ini kebetulan terdidik dari background organisasi. Ada yang berangkat dari organisasi, ada pula pendemo. Artinya mereka sudah tahu kondisi riil masyarakat Pamekasan seperti apa. Jadi segala persoalan-persoalan yang kita amati, maka kita terus berpikir bagaimana Pamekasan harus bisa lebih baik dari sekarang," tambah Agus.

Saat ditanya kesiapannya untuk maju menjadi calon bupati Pamekasan, pria kelahiran 12 Agustus 1976 ini mengaku siap secara pribadi. Namun tetap mengharapkan dukungan partai dan ulama.

“Kalau kesiapan secara pribadi, mungkin hanya saya satu-satunya di antara figur-figur lain yang muncul. Anggaplah yang menyatakan kesiapan untuk memimpin Pamekasan,” lanjutnya.

Sebab menurutnya, di antara mereka, ketika diamati maka bahasa yang muncul, “Kalau didukung oleh masyarakat, maka siap untuk maju,” imbuhnya.

Sementara, saat ini terdapat dua tokoh yang elektabilitasnya cukup tinggi. Salah satunya, Kholil Asy’ari yang saat ini masih menjabat sebagai wakil bupati. Kedua, KH Khalilurrahman, selaku anggota DPR RI.

“Jika saya bisa menggandeng di antara keduanya, mungkin saja akan lebih mudah untuk menang di pesta demokrasi 2018 mendatang,” ungkapnya.

 

Agus menambahkan, bahwa dirinya tidak akan memaksakan diri untuk menjadi calon bupati atau wakil bupati atau tidak sama sekalipun, baginya tidak ada masalah. Karena baginya percuma kalau kemudian menasbihkan menjadi calon bupati tetapi tidak didukung oleh para ulama dan partai koalisi

"Artinya, saya tidak akan meninggalkan ulama. Tetapi saya berharap mampu dan bisa untuk kemudian menyatukan para ulama, masyayih, para kiai demi tegaknya bumi Gerbang Salam," harapnya.

Reporter :
Editor :
ad
Berita Sebelumnya Polsek Besuki Amankan Pengelonggong Sapi
Berita Selanjutnya Bingung Berbisnis, 'Nyomod' Usaha Mandiri Masa Kini Tanpa Modal

Komentar Anda