Portal Indonesia
ad

Dulunya Loper Koran, Kini Sukses dengan Es Telernya di Tamara Resto Jember

berita terkini
Mulyono Adi Susanto, pemilik gerai Mr Kelamud sedang meracik es telernya.
ad

JEMBER, (portalbangsa.com) – Tamara Resto Jalan PB Sudirman Jember atau di depan Koramil 0824/Jember, menawarkan berbagai macam gerai-gerai makanan dan minuman. Berbagai macam jenis berpadu menyuguhkan keunggulan dan kekhasannya masing-masing.

Salah satunya di sudut Pujasera ini terdapat gerai yang menawarkan minuman es teler berbagai variasi. Namun kekhasan dan keoriginalan es teler ini terdapat pada bahan dasar, yaitu kelapa muda.

Sang pemilik, Mulyono Adi Susanto, menamakan gerainya Mr. Kelamud, yang menurutnya artinya adalah kelapa muda.

Mulyono, menceritakan bagaimana perjalanan panjang dari awal karirnya hingga menjadi seperti saat ini. Di tahun 1995, manakala Mulyono saat itu masih di bangku Sekolah Menengah Pertama, demi menopang kebutuhan keseharian, maka di kala pagi hari ia harus bersusah menjadi seorang loper koran.

Jika Mulyono di pagi hari menjadi seorang loper koran, berbeda jika di malam hari, ia harus menuju Alun-alun Jember untuk menjajakan kembang api kepada siapapun yang ingin menikmati kelap-kelip warna-warninya. Kebetulan pada waktu ia menjajakan kembang api tepat pada bulan Ramadhan.

Orang tuanya, Hamsah, adalah seorang penarik becak. Menunggu seorang sukarela untuk memakai jasanya. Mulyono yang melihat usia Bapaknya makin senja, ia berinisiatif untuk berjualan.

“Awal mula jual es kelapa bermodalkan Rp 40 ribu, yang didapat dari jualan koran dan kembang api, tepatnya pada tahun 95 dan waktu itu Bapak saya seorang tukang becak, karena ingin merubah hidup akhirnya saya terobsesi untuk saya suruh jual kelapa,” cerita Mulyono.

Pada awal ia menjajakan es kelapa muda bertempat di Jalan Gatot Subroto (belakang Polres Jember). Di tahun itu, tiap kelapa muda dihargai dengan Rp 300.

“Karena kita sudah lama jual kelapa, kalau kelapa itu monoton, kita kembangkan variasi,” jelasnya.

Dari hasil inisiatif dan idenya untuk mengembangkan variasi es telernya,di tahun 2012 ia memutuskan untuk menjual es teler, kini berbagai macam menu es teler sudah siap dinikmati pengunjung. Di antaranya, kelapa muda original, kelapa muda jeruk nipis, kelapa muda susu, kelapa muda nangka, kelapa muda alpukat susu, kelapa muda leci, kelapa muda tape ketan, kelapa muda bulat, es teler original, es teler leci, es teler durian dan lain-lain.

Kini bisnisnya telah jauh berkembang daripada tahun 1995 lalu. Ia mempunyai beberapa gerai cabang di Jember. Gerai cabangnya berada di belakang Polres Jember, depan SMP 1 Jember, pujasera PB. sudirman, Pujasera Sari Rasa Puger, Kampus Gama Resto Jalan Jawa, Pujasera jalan Kuto Kulon Bondowoso.

Mulyono yang tinggal di jalan Bungur perumahan Tugu Gebang Darwo Timur, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember ini mengaku, jika di tiap cabangnya mampu menghasilkan Rp 1 juta per hari.

“Tahun 2017, (dalam) satu minggu menghabiskan 60 sampai 90 kilo, sedangkan untuk degannya khusus di Pujasera wisata kuliner Jember, menghabiskan satu hari 100 buah,” katanya.

Ia merasa bersyukur dengan apa yang telah didapatkannya di masa kini. Ia merasa jika jerih payah ini tak lepas dari perjuangan di masa lalu. Mulyono pun dengan keuntungan bisnisnya mampu menunjanhg pendidikan saudaranya.

“Dari hasil tersebut bisa menguliahkan kedua adik-adik,” pungkasya.

Reporter : Fesianys Ndraha
Editor : Imam
ad
Berita Sebelumnya KPPN Sebagai ‘Jembatan’ Pengoptimalan APBD Bondowoso
Berita Selanjutnya Baru Pertama Kali Digelar di Sumenep, Event Kejurda Slalom Sedot Ribuan Warga 

Komentar Anda