Portal Indonesia
ad

Difabel Bondowoso, Bangkit Dengan Keterbatasan

berita terkini
Mahmudi (16) warga Desa Taman Kecamatan Grujugan Kabupaten Bondowoso
ad

BONDOWOSO,(portalindonesia.co.id) - Mahmudi (16) warga Desa Taman Kecamatan Grujugan Kabupaten Bondowoso patut dicontoh, sebagai penyandang difabel, tak  membuat dirinya putus asa untuk berbuat.

Ditemani beberapa peralatan seperti soder dirinya mampu  melakukan reparasi  barang elektronik  seperti  televisi, radio, handphone.

Menggunkan alat seadanya, dirinya mampu membetulkan dan mengembalikan kembali barang yang sudah rusak menjadi normal seperti semula.

Berbekal  ilmu dan keterampilan reparasi elektronik yang didapat dari pelatihan yang diselenggarakan salah satu ponpes di daerah dirinya tinggal.

Anak terakhir dari 9 bersaudara ini, mampu mandiri tanpa harus tergantung pada orang lain.

Walaupun, penghasilannya sangat minim, karena dia tidak mematok tarif harga, tergantung pada si pemilik mau memberi berapa.

"Saya sadar, kemampuan yang saya miliki belum seberapa. Saya hanya ingin berbuat apa yang saya bisa," ujarnya.

Sampai saat ini, diakuinya masih ada keterbatasan alat yang dimiliki, sehingga pengerjaan sedikit lambat dibandingkan service pada umumnya.

Hal itu, disadarinya saat mengerjakan komponen dan alat yang sulit. Sehingga butuh alat khusus yang tidak bisa dikerjakan secara manual.

"Peralatan masih belum mendukung, ingin sih membeli tapi harganya mahal. Saya perlu menabung dan butuh waktu untuk mendapatkan alat itu," ujarnya.

Pengakuan Adit (43) warga Desa Tamanan, hasil karya reparasi yang dilakukan oleh Mahmudi cukup memuaskan.

"Tidak kalah dengan tukang elektronik yang ada di Bondowoso, bahkan dia sekarang bisa merakit audio untuk soud system," katanya.(Arik)

Reporter : Yudi
Editor :
ad
Berita Sebelumnya Bupati Bangkalan Alami Kecelakaan Saat Naik Motor
Berita Selanjutnya Polisi Ternyata Bisa Jadi Seniman Reyog Ponorogo

Komentar Anda