Portal Indonesia
ad

Lomba Foto Infrastruktrur Bentuk Pengawasan Terhadap Pembangunan Pemkab Bondowoso

berita terkini
Foto Salah Satu Pemenang Lomba
ad

BONDOWOSO, (portalindonesia.co.id)- Sedikitnya 13 peserta yang masuk nominasi lomba foto infrastruktur pembangunan kabupaten tertinggal, akhirnya ditutup dengan pengumuman pemenang yang dilanjutkan dengan pemberian hadiah kepada 10 orang nominasi dan juara 1,2 serta 3.

Sepeda motor yang disediakan untuk juara pertama dimenangkan oleh Rudi Natra Widodo, judul fotonya jembatan penghubung, camera merolis sebagai hadiah kedua dimenangkan Novi Virdausia, judul fotonya jalan rusak tergenang air, dan judul foto tribun stadion rusak, dimenangkan oleh Resita Dwi A’yuni.

Sedangkan 10 nominasi masing-masing mendapat hadiah uang tunai satu jutaan diberikan kepada Vendy Maulanan, Bagus Rio Rohman, Ba’its Shalu Chandani Khalia, Endah Suryanti, Evandi Kusmiyanto, Ariyanto, Iqbal Ardiansyah, Adria Natalisa Christianti, Zainul Arifin dan Haris Nurtantio.

Ketua LSM Berdikari Hery Masduki saat memberikan sambutan mengatakan, lomba foto infrastruktrur bertujuan untuk menampung potensi anak muda Bondowoso dibidang fotografer. Dengan adanya lomba foto ini ada sekitar 1476 foto yang sudah terkumpul, dan ini membuktikan bahwa potensi yang dimiliki anak muda Bondowoso perlu mendapat perhatian.

“Ini sangat luar biasa, mereka dapat menyalurkan hobinya menjadi fotografer lokal, dan ini jika diperhatikan tidak menutup kemungkinan akan menjadi fotografer yang profesional ,”katanya.

Selain itu, lomba foto ini LSM Berdikari bukan mau mencari masalah dengan pemerintah, akan tetapi ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan terhadap laju pembangunan yang ada di Bondowoso. Bahkan, dengan adanya lomba foto ini puluhan proyek infrastruktur yang rusak akibat banyak hal sudah banyak diperbaiki.

“Ini membuktikan kalau kita membantu pemerintah dalam pengawasan, karena kita punya cara yang berbeda dalam mengawasi proyek pemerintah,”ujarnya.

Sementara itu, Pembina LSM Berdikari Bambang Suwito, mengemukakan, kegiatan lomba foto infrastruktur ini membuktikan, kalau Pemerintah kabupaten Bondowoso masih setengah-setengah dalam mengawal pembangunan, karena banyaknya proyek yang runtuh sebelum satu tahun.

Menurutnya pemerintah hanya sekedar hanya bisa membangun tapi tidak bisa menjaga kwalitas dan kwantitas proyek. Dengan begitu, kata Bambang, proyek yang dibangun oleh pemerintah kalah dengan proyek yang dibangun oleh Belanda yang usianya bisa mencapai ratusan tahun.

“Ini kan aneh, padahal bangunan jaman Belanda itu tidak secanggih sekarang, tapi kenapa masih kalah,”katanya.

Ditambahkan, LSM Berdikari tidak akan tinggal diam untuk mengawasi proyek pemerintah, agar proyek itu dikerjakan dengan baik, sehingga masyarakat yang membiayai proyek lewat pengumpulan pajak tidak dirugikan. Bila perlu, menurut Bambang Suwito, pihaknya akan melaporkan kepada penegak hukum.

Reporter : Sugeng
Editor : Ach Fajar
ad
Berita Sebelumnya Di Musim Penghujan, Waspadai Bondowoso Rawan Bencana 
Berita Selanjutnya Polisi Ternyata Bisa Jadi Seniman Reyog Ponorogo

Komentar Anda