Portal Indonesia
ad

Ang Donny Divonis Bebas, Advokat Dio Beri Apresiasi Kebijakan Hakim

berita terkini
Sidang Terdakwa Ang Donny Wijaya Saat Berlangsung di Pengadilan Negeri Surabaya
ad

SURABAYA, (portalindonesia.co.id) - Majelis hakim diketuai oleh Unggul Mukti Warso bebaskan Ang Donny Wijaya (30), Warga Raya Bukit Darmo Surabaya dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Damang Anubowo dari Kejari Surabaya.

Sekedar diketahui, terdakwa Ang Donny didakwa dalam kasus penggelapan uang penjualan sepeda motor merk Viar Type V 10 R Tahun 2016 Nopol L-5944-VJ senilai Rp 25 juta yang dilaporkan Intan Mei Tudiyana Suginten, Warga Raya Simpang Darmo Permai Selatan No. 170 Surabaya.

Sidang sebelumnya, terdakwa Ang Donny dituntut 1 tahun 6 bulan penjara oleh JPU Damang. Namun alhasil, Hakim Ungg tidak sependapat dengan tuntutan JPU.

Dari isi amar putusannya, Hakim Unggul menyatakan bahwa perbuatan penggelapan yang dilakukam terdakwa Ang Donny Wijaya tersebut bukanlah perbuatan pidana, melainkan perdata (onlagh).

Hal tersebut disimpulkan majelis hakim setelah dibuktikan dari keterangan saksi-saksi yang dihadirkan dalam persidangan.

Disisi lain, niat baik terdakwa Ang Donny Wijaya telah mengembalikan kerugian atas laporan Intan Mei Tudiyana Suginten melalui wesel dan telah diterima oleh pelapor (Intan Mei Tudiyana, red) menjadi salah saty alasan Hakim Unggul atas vonis Onslagh ini.

"Terdakwa Ang Donny Wijaya terbukti melakukan penggelapan, tapi perbuatan itu bukanlah perbuatan pidana, sehingga terdakwa harus dibebaskan tuntutan hukum (onlagh vab alle rechtsvervolging,red)," ucap hakim Unggul saat membacakan amar putusannya di PN Surabaya, Senin (12/3/2018).

Tak hanya itu, dalam amar putusannya Hakim Unggul juga memulihkan nama baik terdakwa Ang Donny Wijaya.

"Memulihkan hak terdakwa Ang Donny Wijaya dalam kemampuan, kedudukan dan harkat serta martabatnya," kata Hakim Unggul.

Setelah mendengar putusan Hakim Unggul, JPU Damang Anubowo lantas melakukan perlawanan dengan upaya hukum.

"Saya kasasi majelis hakim," ujar Jaksa Damang menjawab pertanyaan hakim Unggul.

Terpisah, Advent Dio Randy, SH selaku kuasa hukum terdakwa Ang Donny Wijaya mengapresiasi putusan hakim Unggul Mukti Warso.

"Karena memang kasus ini perdata yang dipaksakan ke pidana," jelas Advokat muda yang kerap disapa Dio ini.

Dalam kasus ini, terdakwa Ang Donny Wijaya didakwa oleh Jaksa Damang Anubowo dengan dakwaan melanggar Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan 372 KUHP tentang Penggelapan.

Melalui sidang beragendakan tuntutan ini, JPU Damang menyatakan terdakwa Ang Donny Wijaya terbukti melakukan penggelapan.

Terdakwa Ang Donny dilaporkan oleh Intan Mei Tudiyana Suginten, Warga Raya Simpang Darmo Permai Selatan No. 107 Surabaya, karena telah menggelapkan uang penjualan sepeda motor merk Viar Type V 10 R Tahun 2016 bernopol L-5944-VJ senilai Rp 25 juta.

Tapi dalam fakta yang terungkap dalam persidangan, sepeda motor tersebut dijual kepada saksi Andik seharga Rp 19.500.000 dengam sepengatahuan pelapor.

Namun setelah terjadi jual beli itu, saksi pelapor Intan Mei Tudiyana Suginten ngotot jika sepeda motor tersebut terjual seharga Rp 25 juta dan melaporkan perkara ini ke polisi.

Meski selisih nilai sebesar Rp 5 juta itu telah dikembalikan terdakwa Ang Donny Wijaya telah dikembalikan terdakwa Ang Donny Wijaya melalui wesel pos dan diterima oleh Intan Mei Tudiyana Suginten.

Reporter : Addy M.a.z
Editor : Ach Fajar
ad
Berita Sebelumnya Kabar Gaji Presiden dan Wakil Presiden Naik, Menkeu RI: Itu Kabar Hoaks
Berita Selanjutnya Pelaku Asusila Resahkan Warga, Digelandang ke Mapolres Situbondo 

Komentar Anda