Portal Indonesia
ad

Puluhan Siswa SMKN 1 Suboh Berhasil Ikuti PSS Berstandar Nasional 

berita terkini
Saat siswa SMKN 1 Suboh mengikuti kegiatan PSS LSP-P1 SMK Perikanan dan Kelautan Puger Jember di SMKN 1 Suboh
ad

SITUBONDO, (portalindonesia.co.id) - Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) melalui Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Pertama (LSP-P1) SMK Perikanan dan Kelautan Puger Jember telah menggelar Pelaksanaan Sertifikasi Sektor (PSS) di SMKN 1 Suboh, Kebupaten Situbondo, Jawa Timur. 

Ketua Program Agribisnis Perikanan SMKN 1 Suboh, Irna Hidayati, S.S menuturkan, SMKN 1 Suboh merupakan salah satu anggota dari jejaring LSP P1 SMK Perikanan dan Kelautan Puger Jember, dimana para assesor LSP itu telah tersertifikasi BNSP. "Sehingga sekolah ini menjadi Tempat Uji Kompetensi (TUK) dalam PSS yang digelar LSP P1," tuturnya, senin (30/7/2018) 

Irna menyebutkan, dalam kegiatan PSS, puluhan siswa SMKN 1 Suboh yang terpilih sebagai peserta dapat mengikuti dengan baik sejumlah kegiatannya, seperti hipofisasi, pembuatan berikut formulasi pakan alami dan pakan buatan, packing, pendederan, serta dekapsulasi artemia. 

"Dua puluh siswa yang diuji dan dinilai oleh para Asesor (seseorang yang memamahi prosedur pelaksanaan assessment dan telah mengikuti pelatihan assesor serta telah mendapat sertifikat kompeten sebagai assesor yang dikeluarkan oleh BNSP) itu, dapat mengikuti kegiatan PSS dengan baik," ungkapnya. 

Dikonfirmasi terkait proses kegiatan PSS di SMKN 1 Suboh, Assesor dari LSP-P1 SMK Perikanan dan Kelautan Puger Jember, Dyah Yuliana, SPi mengatakan, kompetensi dengan dukungan anggaran dari BNSP itu, untuk memberikan stimulus kepada LSP-P1 SMK, meningkatkan sertifikasi kompetensi dan pengakuan terhadap kompetensi lulusan SMK serta sebagai upaya penyelarasan guna mewujudkan link dan match antara dunia usaha atau dunia industri dengan sekolah menengah kejuruan. 

"Sedangkan tujuan dalam kegiatan PSS ini, diantaranya untuk mempercepat pengakuan industri (dalam negeri dan luar negeri/ MEA) dan sektor terhadap tenaga kerja khususnya lulusan SMK bersertifikat kompetensi, memfasilitasi calon tenaga kerja/tenaga kerja khususnya lulusan SMK untuk mendapatkan sertifikat kompetensi melalui proses sertifikasi oleh LSP, serta mengoptimalkan pelaksanaan sertifikasi kompetensi oleh LSP khususnya LSP-P1," tutupnya. 

Sementara itu, Wakil Kepala SMKN 1 Suboh bidang Kurikulum, Sri Lining Wardhani, S.Pi mengatakan, manfaat kegiatan PSS itu sangat besar, diantaranya dapat mendorong terhadap peningkatan kebekerjaan para lulusan dan tercipta keterukuran pencapaian kompetensi calon tenaga kerja yang dididik.
 
"Aspek lain dari kegiatan PSS, juga sebagai media evaluasi bagi sekolah dalam konteks peningkatan kualitas yang berkelanjutan," ungkapnya. 

Selain itu, out put bagi siswa yang telah berhasil mengikuti PSS, sertifikat kompetensinya dapat diakui keabsahannya dan dianggap sudah berkompenten secara nasional, serta berguna saat mencari kerja di dunia usaha atau dunia industri. 

"Untuk itu, pengetahuan dan kemampuan para siswa yang telah mengikuti PSS diharap dapat ditularkan kepada siswa lain," tutur Sri. 

Terpisah, salah satu peserta PSS, Samsul Arifin mengaku, sangat bersyukur dan senang karena terpilih sebagai peserta PSS yang dilaksanakan LSP- P1 SMK Perikanan dan Kelautan Puger Jember di sekolahnya. 

"Saya dan beberapa teman yang ikut PSS tentu sangat bersyukur dan senang. Semoga apa yang kami miliki dari hasil PSS itu, dapat bermanfaat dan berguna baik untuk diri sendiri maupun untuk orang lain," ungkap siswa Kelas XII Jurusan Bidang Perikanan (BI) itu, saat ditemui portalindonesia.co.id di SMKN 1 Suboh. (ADV)

Reporter : Abdul Hakim
Editor : Ach Fajar
ad
Berita Sebelumnya DPRD Jatim Soroti Mahalnya Biaya Pendidikan di Ponorogo
Berita Selanjutnya Polisi Ternyata Bisa Jadi Seniman Reyog Ponorogo

Komentar Anda