Portal Indonesia
ad

Proyek Persiapan Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi Mulai Tahap Pengeboran Uji Tanah

berita terkini
pengeboran uji tanah di Dusun Jatian, Desa/Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo
ad

SITUBONDO, (portalindonesia co.id)- Proyek persiapan pembangunan jalan tol Probolinggo-Banyuwangi di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur mulai pada tahap pengeboran uji tanah. 

Dalam pengeboran uji tanah tersebut dilakukan diatas lahan pertanian milik Pak Hel, (60) warga Dusun Jatian, Desa/Kecamatan Bungatan, selasa (31/07).

"Proses pengeboran tanah berlangsung sejak 6 hari lalu mz, yang berada di tanah milik saya," ungkap Pak Hel selaku pemilik lahan saat ditemui oleh media ini selasa (31/07/2018).

Sementara itu, operator pengeboran uji tanah dari tim Group FM, Ari Saiful Mukmin mengatakan, proses pengeboran yang dilaksanakannya, adalah tahap uji tanah untuk proyek persiapan pembangunan jalan tol Probowangi di Kabupaten Situbondo. 

"Pengeboran uji tanah ini, untuk proyek persiapan pembangunan jalan tol dan pengeboran yang sudah kami lakukan, sementara sudah dilakukan di titik 15 B yang berlokasi di Desa Bletok. Kalau pengeboran tanah di Desa Bungatan ini, berada pada titik 12 MR," tuturnya. 

Ari menyebutkan, ada banyak tim dari beberapa group yang melakukan pengeboran di wilayah Situbondo. Sehingga tidak mengetahui jumlah titik lokasi pengeboran di wilayah Situbondo ini. 

"Saya hanya operator, jadi tidak tahu ada berapa titik pengeboran di wilayah Situbondo, dan pengeboran ini dilakukan oleh banyak tim dari beberapa group. Tapi yang jelas, dalam satu tim ada 4 orang," jelas Ari. 

Menurut Ari, pengeboran yang sedang berlangsung ini, dalam rangka penyelidikan tanah dasar untuk mengetahui daya dukung dan karateristik tanah serta kondisi geologi, seperti mengetahui susunan lapisan tanah/sifat tanah, dan mengetahui kekuatan lapisan tanah. 

"Untuk keperluan proyek persiapan jalan tol, kami tim perintis awal dari group memakai alat geoteknik untuk melakukan pengeboran yang tujuannya untuk mengetahui kekerasan tanah dengan menggunakan alat Standar Penetrasi Tes (SPT)," bebernya. 

Lebih jauh, Ari mengatakan, hasil penyelidikan tanah yang dilakukan dilapangan dengan cara Uji Penetrasi Test (SPT) pada proses pengeboran diambil sampel tanahnya setiap kedalaman tertentu dan untuk mengetahui sifat-sifat berikut karakteristik tanah, sampel tanah itu akan dilakukan uji laboratorium di Bandung.

"Pengujian ini dilakukan bersamaan dengan pengambilan contoh tanah dan biasa dilakukan tiap 1.5 2 m kedalaman atau tiap pergantian jenis tanah. Dari sampel tanah yang telah diambil dilapangan akan dilakukan uji laboratorium di Bandung," pungkasnya. 

Reporter : Abdul Hakim
Editor : Ach Fajar
ad
Berita Sebelumnya Anak Bos Liek Motor Divonis 2 Bulan Penjara, Tim Kuasa Hukum Masih Pikir-pikir
Berita Selanjutnya Pelaku Asusila Resahkan Warga, Digelandang ke Mapolres Situbondo 

Komentar Anda