Portal Indonesia
ad

Wisata Ponorogo Diyakini Dongkrak Perekonomian Masyarakat 

berita terkini
Kepala Dinas Pariwisata Ponorogo, Lilik Slamet Raharjo
ad

PONOROGO, (portalindonesia.co.id) - Geliat wisata yang ada di Bumi Reyog Ponorogo semakin berkembang seiring munculnya wahana-wahana wisata baru di Ponorogo. Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Ponorogo,  Lilik Slamet Raharjo. 

Bukan itu saja, menurut Lilik munculnya beberapa desa wisata di Ponorogo juga makin menghidupkan pariwisata di Kabupaten Ponorogo.

"Desa Wisata Karangpatihan,  Kecamatan Balong dengan wisata Gunung Beruk berikut keindahan alam lainnya serta keberadaan batik ciprat menjadikan desa tersebut makin ramai dikunjungi," ujar Lilik Slamet Raharjo. 

Kemudian, dia juga menyampaikan bahwa desa wisata Wagir Lor, Kecamatan Ngebel dengan sumber air hangatnya juga menambah wahana wisata Ponorogo.  

"Desa Wisata Glinggang,  Kecamatan Sampung dengan berbagai tradisi dan budaya masyarakatnya juga menambah tujuan wisata Ponorogo," paparnya. 

Tidak menutup kemungkinan Desa Wisata Selur,  Kecamatan Ngrayun dengan keindahan air terjun Sunggah akan menambah wisata Ponorogo.

"Kita yakin kalau nanti akses wisata ke air terjun Sunggah sudah layak, wisatawan akan meningkat kunjungan ke air terjun Sunggah," imbuhnya. 

Yang lebih membanggakan lagi di Gunung Gede,  Desa Tatung,  Kecamatan Balong saat ini dijadikan wahana olahraga Paralayang. 

 "Alhamdulillah di Desa Tatung merupakan salah satu lokasi Paralayang terbaik di Jatim," katanya. 

Bahkan saat ini,  Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni menurut Lilik sudah menetapkan tahun 2019 sebagai tahun kunjungan wisata Ponorogo 'Ayo Dolan Ponorogo'.

"Agenda Grebeg Suro 2018 yang diisi dengan berbagai acara merupakan titik awal bangkitnya wisata Ponorogo," bebernya. 

Pihaknya berharap dengan banyakya wisata baru di Ponorogo bisa meningkatkan atau mendongkrak perekonomian masyarakat. "Geliat ekonomi makin tumbuh berkembang seiring majunya bidang wisata ini," akunya. 

Masih menurut Lilik,  para dalang, sinden, seniman karawitan dan pedagang kaki lima asli Ponorogo juga ikut merasakan majunya wisata budaya Ponorogo.

"Hampir semua desa dari 307 desa dan kelurahan se Ponorogo saat ini mengadakan bersih desa dan hampir semuanya menyajikan seni wayang kulit dengan berbagai kolaborasinya sehingga menyedot animo masyarakat datang menyaksikan dan tentunya semua pelaku seni maupun pedagang akan ikut menikmati hasil ekonomis dari acara tersebut," jelasnya. 

Reporter : Muh Nurcholis
Editor : Imam
ad
Berita Sebelumnya Pemkab Purworejo Lakukan Seleksi Terbuka Lima Lowongan JPT
Berita Selanjutnya HMI Cabang Pamekasan Gelar Aksi Kartu Merah Untuk Presiden Jokowi

Komentar Anda