Portal Indonesia
ad

Warga Ponorogo Lestarikan Tradisi Kenduri Mapak Tanggal Tahun Baru Islam

berita terkini
Kenduri Mapak Tanggal di Lingkungan Duwet Lor, Desa Bancar, Bungkal, Ponorogo
ad

PONOROGO, (portalindonesia.co.id) - Ribuan masyarakat Bumi Reyog Ponorogo, Jawa Timur yang tersebar di 21 Kecamatan dan 307 Desa/Kelurahan menyambut peringatan malam 1 Suro atau 1 Muharam mengadakan tradisi Kenduri Massal Mapak Tanggal (manyambut tahun baru) dan Ngitung Batih (menghitung jumlah anggota keluarga). 

Mbah Djaini, salah satu sesepuh yang tinggal di Dukuh Duwet, Desa Bancar, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo mengaku seluruh warga di lingkungan datang ke rumah sesepuh adat sambil membawa ambengan.

Lebih lanjut Mbah Djaini menambahkan bahwa ambengan tersebut berisi nasi yang ditaruh di dalam takir (wadah nasi yang terbuat dari daun pisang, biasanya juga diberi pita yang terbuat dari janur atau daun pohon kelapa). "Dalam satu ambengan isinya jumlah tidak sama antara warga satu dengan lainnya," ujar Mbah Djaini, Senin (11/9/2017) malam usai memimpin Kenduri Mapak Tanggal di Lingkungan Duwet Lor,  Desa Bancar,  Bungkal,  Ponorogo.  

Masih menurut Mbah Djaini bahwa jumlah takir dalam satu ambengan dihitung berdasarkan jumlah anggota keluarga dalam 1 kepala keluarga. "Kalau dalam satu kepala keluarga ada lima orang anggota, ya takirnya sebanyak lima, tapi kalau dalam satu keluarga hanya ada sepasang suami istri, ya takirnya cuma dua," tandasnya.

Pihak-pihak yang menambahkan, setelah warga terkumpul di rumah salah satu sesepuh adat atau tokoh masyarakat, seluruh ambengan dibuka. "Kemudian warga secara berkala berdoa menyambut tahun baru Islam dan tahun ini," paparnya.

Dalam doa 'yang diselingi salah satu tokoh agama yaitu menggunakan bahasa Jawa dan diakhiri doa' secara Islam. "Ini adalah tradisi leluhur yang harus kami lestarikan orang-orang baru Jawa dan Islam," tandasnya. 

Reporter : Muh Nurcholis
Editor : Ach Fajar
ad
Berita Sebelumnya Bawaslu Purworejo Temukan 4.406 Pemilih Ganda
Berita Selanjutnya HMI Cabang Pamekasan Gelar Aksi Kartu Merah Untuk Presiden Jokowi

Komentar Anda