Portal Indonesia
ad

Angka Perceraian di Kabupaten Pamekasan Terus Meningkat, Ini Penyebabnya

berita terkini
Kantor PA Pamekasan
ad

PAMEKASAN, (portalindonesia.co.id)- Kasus perceraian di Kabupaten Pamekasan terus meningkat. Berdasarkan data persidangan di Pengadilan Agama Pamekasan, angka perceraian sudah mencapai 899 Persen. Yakni, 553 Cerai Gugat dan 346 cerai talak. per 30 Agustus 2018. Rabu (12/09/2018)

Hal itu diungkapkan oleh Panitera Muda Pengadilan Agama Pamekasan, Hery Kusnandar. Menurutnya, Angka tersebut sangat  tinggi.

"Faktor tertinggi adalah perselisihan dan pertengkaran dalam rumah tangga," Ucapnya

Menurutnya, Angka itu  lebih banyak dari pihak perempuam yang mengajukan perceraian. Dan faktor yang paling banyak perselisihan dan pertengkaran 

"Sebanyak 635, KDRT 62, cacat badan 13, kawin paksa 5 dan masalah ekonomi sebanyak 131," ungkapnya.

Sementara, terkait Usia, Rata - rata waktu sekitar 20 sampai 50 tahun. Tapi, lebih di dominasi oleh yang muda - muda. Alasannya, cobaannya mungkin memang lebih banyak yang masih muda - muda

"Pemuda lebih labil dalam menghadapi Masalah, karenaya, lebih banyak yang masih muda_muda yang membuat perselisihan antar keluarga," Tukasnya

"Mediasi terhadap kedua belah pihak agar bisa dilakukan kembali, persidangan itu di gelar," lanjutnya.

 

Reporter : Muh.Mu'is
Editor : Ach Fajar
ad
Berita Sebelumnya Warga Ponorogo Lestarikan Tradisi Kenduri Mapak Tanggal Tahun Baru Islam
Berita Selanjutnya HMI Cabang Pamekasan Gelar Aksi Kartu Merah Untuk Presiden Jokowi

Komentar Anda