Portal Indonesia
Suarajatimpost.com

Tim Sergap Mabesad Berkunjung di Kodim 0708 Purworejo

berita terkini
Tim Sergap Mabesad Berkunjung di Kodim 0708 Purworejo
ad

PURWOREJO, (portalindonesia.co.id) - Kodim 0708 Purworejo, menerima kunjungan Tim Sergap (serap gabah petani) dari Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad) Kolonel ARH Bambang S, Jumat (14/9/2018). Kunjungan tersebut dalam rangka pengawasan dan peninjauanan penyerapan gabah yang di lakukan di wilayah Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. 

Kunjungan Tim Sergap Mabesad diterima langsung oleh Komandan Kodim 0708 Purworejo Letkol Inf. Muchlis Gasim, Kadistan Purworejo, Ir Bambang Sudibyo, Kepala Bulog Wilayah Kedu, Ir Emelia, Kepala Gudang Bulog Purworejo, Ir Diki, Perwira Kodim dan pengusaha gilingan padi se wilayah Kabupaten Purworejo. 

Komandan Kodim 0708 Purworejo Letkol Inf Mukhlis Gasim megatakan, kunjungan ini dalam rangka pengecekan ke lapangan tentang upaya serap gabah dalam rangka untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional kususnya di wilayah Kabupaten Purworejo.

“Setelah terjun ke lapangan kita mengetahui ada beberapa permasalahan dari mitra bulog dan bulog itu sendiri sehingga bulog yang selama ini berhenti  menyerap gabah dari petani, karena ada perubahan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) yang tadinya bulog menjadi mitra pemerintah daerah sekarang dilepas ke pihak swasta sehingga mitra bulog tidak lagi mensuport ke bulog,” jelas Dandim.

Lebih lanjut, Dandim berkomitmen untuk ke depan, Kodim akan berkordinasi dengan pemerintah daerah dan bulog  agar bisa membuat mekanisme penyerapan gabah lokal Purworejo yang bisa membuat petani dan mitra bulog berjalan, sehingga di Purworejo harga beras bisa di tekan dan ketersediaan beras serta cadangan beras bisa naik dan mencapai standar.

“Saya berharap setelah permasalahan ini dipecahkan di Purworejo nantinya harga bisa ditekan dan program swasembada  pangan menuju kedaulatan pangan nasional akan tercapai," imbuh Dandim.

Sementara itu Kolonel ARH Bambang S berharap agar Danramil dan Babinsa bisa membantu penyerapan gabah lewat mitra bulog dari petani lalu disetor ke bulog agar bulog bisa mencapai target yang ditentukan dari pimpinan atas.

“Kalau bulog tidak bisa menyerap dan tidak ada stok indikasinya ketahanan pangan tidak siap sehingga akan mengakibatkan pemerintah akan mengimpor beras dari negara luar," pungkasnya. 

 

Reporter : Fauzi
Editor : Abdul Hakim
ad
Berita Sebelumnya Ketahuan Hisap Sabu, Henri Setiawan Dihukum 5 Tahun Penjara
Berita Selanjutnya Guru Sodomi Dua Murid Bimbel Di Surabaya Dituntut 10 Tahun

Komentar Anda