Portal Indonesia
ad

Tak Merasa Bawa Sabu Seberat 1.175 Gram, Berikut Pengakuan Nguyen, WNA Asal Vietnam

berita terkini
Terdakwa Nguyen Thi Thanh He didampingi JPU Nur Rochman usai sidang
ad

SURABAYA, (portalindonesia.co.id) - Dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (10/10/2018) beragendakan keterangan saksi, Nguyen Thi Thanh He, Warga Negara Asing (WNA) asal Vietnam, atas kasus penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu seberar 1.175 gram diakui bukan miliknya. 

Dalam persidangan yang digelar di Ruang Kartika PN Surabaya itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nur Rochman dari Kejati Jatim menghadirkan dua orang saksi, yakni Agus Wijayanto (37) dan Desy Aprianto (36), keduanya merupakan anggota Ditresnarkoba Polda Jatim. 

Selain itu, seorang penerjemah bahasa Vietnam, Trisnawan (54) juga dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nur Rochman dari Kejati Jatim. Ia dihadirkan di persidangan, tujuannya untuk memudahkan terdakwa berinteraksi dengan otoritas pengadilan selama sidang digelar.

Trisnawan diinteruksikan Majelis Hakim yang diketuai Yulisar, SH., MH., untuk menjelaskan kepada terdakwa bahwa ia ditugaskan oleh pihak Kejaksaan sebagai penerjemah. Saat sidang, terdakwa akrab disapa Nguyen ini didampingi kuasa hukumnya, yakni Frans Luthfi dari Posbakumadin.

“Saudara jelaskan kepada terdakwa bahwa anda ditugaskan oleh pihak Kejaksaan sebagai penerjemah,” kata Hakim Yulisar, saat membuka persidangan di PN Surabaya. 

Selanjutnya Majelis Hakim perintahkan Jaksa untuk membacakan surat dakwaan secara simple dengan membuat isi pasal yang didakwakan dan juga kronologis singkat mengenai barang bukti yang didapati petugas dari tangan terdakwa.

Sidang pembacaan dakwan dalam perkara penyelundupan narkotika ini sempat tertunda. Sebab saat Jaksa membacakan dakwannya pada pekan sebelumnya, terdakwa hanya manggut-manggut karena tidak mengerti dengan bahasa yang diucapkan oleh Jaksa.

Dari surat dakwaan yang dibacakan Jaksa disebutkan, bahwa terdakwa Nguyen ditangkap oleh Petugas Bea Cukai di Bandara Internasioanl Juanda, Surabaya. Pada 19 Maret 2018. Petugas Bea Cukai mendapati barang bukti berupa narkotika jenis sabu seberat 1.175 Gram yang ditemukan dalam koper terdakwa, setelah melewati mesin X-Ray.

“Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 114 ayat (2) UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” kata JPU Nur Rachman membacakan surat Dakwaannya.

Adapun ancaman hukuman maksimal dalam pasal tersebut adalah hukuman mati. Dakwaan dari Jaksa itu lalu disampaikan oleh Trisnawan pada terdakwa menggunakan bahasa Vietnam.

Terdakwa yang saat itu mendengar penjelasan dari penerjemah lalu mengangguk -angukkan kepalanya, sambil sesekali membalas pembicaraan. “Betul ditangkap di juanda, tapi barang bukti tidak sebanyak itu” kata penerjemah, mengartikan omongan dari terdakwa Nguyen.

Dikesempatan yang sama, dua orang saksi dari anggota Ditreskoba Polda Jatim menerangkan, bahwa pihaknya hanya menerima pelimpahan dari petugas Bea Cukai Surabaya. Untuk barang bukti (BB), pihak Polda mendapati barang bukti sabu itu sudah tidak lagi berada didalam koper. “Saat penyerahan (dari Bea Cukai), Barang bukti sabu sudah keluar dari koper itu” kata saksi, Agus.

Majelis Hakim balik bertanya pada saksi akan keberadaan koper yang dimaksud, pertanyaan itu juga dilontarkan oleh Hakim pada JPU Nur Rachman. “Sudah dimusnahkan yang mulia” jawab Nur Rachman pada Ketua majelis hakim Yulisar.

Sebelum menutup persidangan, Hakim menginstruksikan pada JPU untuk mengahdirkan saksi dari pihak Bea Cukai. Namun JPU Nur Rachman berdalih saksi yang dimaksud Majelis Hakim sudah pindah tugas di luar pulau. “Tidak bisa pak, sekarang pindah tugas di Palu” kata JPU Nur Rachman.

Mendengar jawaban Jaksa, Hakim Yulisar seperti naik pitam, ia tetap meminta Jaksa untuk tetap menghadirkan saksi pada persidangan yang akan datang. 

Hakim menilai saksi dari petugas Bea Cukai itu wajib untuk dihadirkan, sebab ia merupakan saksi fakta sekaligus saksi penangkap. “Dia yang nangkap duluan loh, bisa fatal nanti, panggil dia,” tegas majelis hakim.

 

Reporter : Addy M.a.z
Editor : Abdul Hakim
ad
Berita Sebelumnya Sidak SPBU, Kapolres Tanjungpinang Amankan Sindikat Pengaplos BBM 
Berita Selanjutnya Bawa Sabu 60 Gram, Pasutri Warga Krukah Surabaya Ditangkap Polisi

Komentar Anda