Portal Indonesia
ad

Sekda Kepri Minta Dinas P3AP2KB Kampanyekan Stop Pernikahan dan Perjodohan Dini

berita terkini
Ilustrasi
ad

TANJUNGPINANG, (portalinonesia.co.id) - Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pegendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) diharapkan cepat dan sigap untuk mengkampanyekan stop pernikahan dan perjodohan dini.  

Hal tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Dr TS Arif Fadillah, MS di Halaman Gedung Daerah Kota Tanjungpinang Provinsi Kepri, Minggu (4/11/2018). 

Menurut Mantan Sekda Kabupaten Karimun Provinsi Kepri ini, ada berbagai faktor yang menyebabkan terjadinya pernikahan dini, diantaranya faktor ekonomi. 

"Faktor ekonomi itu dapat memicu terjadinya pernikahan dini, misalnya orang tua terpaksa menikahkan anak gadisnya dengan orang yang lebih mapan ekonominya," ungkapnya. 

Tidak hanya faktor ekonomi, married by accident atau hamil diluar nikah juga menjadi penyebab terjadinya pernikahan anak usia dini. "Misalnya orang tua dengan terpaksa menikahkan sang anak kendati belum saatnya untuk berumah tangga" tambah Fadillah. 

Dijelaskannya, resiko pernikahan dini rentan dengan kematian terhadap ibu dan anak. Hal itu disebabkan sistem reproduksi sang ibu belum sempurna untuk hamil dan melahirkan.

“Untuk itu kita harus berkomitmen  mewujudkan generasi yang berkualitas, sebab merekalah yang menjadi penerus bangsa. Kalau kita tidak melindunginya  maka kita nanti akan kehilangan tunas bangsa," tegas Fadillah. 

Reporter : Jhonson
Editor : Abdul Hakim
ad
Berita Sebelumnya PDAM Situbondo Masih Menyalurkan Air Bersih Pada Warga Terdampak Kekeringan
Berita Selanjutnya Baru Pertama Kali Digelar di Sumenep, Event Kejurda Slalom Sedot Ribuan Warga 

Komentar Anda