Portal Indonesia
ad

Polemik Kekosongan Perangkat Desa Totogan Kebumen Jadi Sorotan Warga  

berita terkini
Hasil tes penjaringan dan penyaringan Perangkat Desa Totongan 
ad

KEBUMEN, (portalindobesia.co.id) - Setelah mengikuti proses tes penjaringan dan penyaringan Perangkat Desa Totongan, Kecamatan Karangsambung, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, pada bulan Pebruari lalu, Titi Purwanti berhasil meraih nilai tertinggi. Namun, wanita dengan usia 28 tahun, warga Dukuh Pencil RT 01 RW 02, Desa Totongan tersebut hingga saat ini masih belum dilantik oleh Kepala Desa setempat. 

"Dalam mengikuti tes penjaringan dan penyaringan Perangkat Desa Totongan, saya meraih nilai tertinggi yakni 63,4. Tes itu untuk mengisi formasi Sekretaris Desa," ungkap Titi Purwanti, Rabu (7/11/2018). 

Semenjak Tes Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa Totongan terlaksana dan Titi Purwanti dinyatakan sebagai perserta tes yang berhasil meraih nilai tertinggi, ternyata yang mendapat surat rekomendasi dari Camat Karangsambung terkait peserta yang akan dilantik menjadi Sekdes adalah peserta lain yang memperoleh nilai dibawahnya Titi Purwanti. 

"Tapi menjelang pelantikan, teryata surat rekom dari pak camat, yang akan mengisi jabatan Sekdes itu bukan ke saya, melainkan ke salah satu peserta tes lainnya yang nilai 59,2," ungkap Titi.

Kata Titi, hal ini tentu menimbulkan kecurigaan, ada apa dibalik ini semua sehingga sampai sekarang belum ada pelantikan. 

"Saya sudah menayakan hal ini ke pihak kecamatan, tapi entah ada apa dibalik ini semua dan sampai sekarang belum ada pelantikan," ucap Titi dengan nada suara bertanya. 

Di tempat terpisah, Camat Karangsambung Arnan Fauzi, SH, membenarkan adanya polemik terkait hasil tes penjaringan dan penyaringan perangkat desa dan proses pelantikan Sekdes Totongan dimana peserta tes yang mendapat surat rekomendasi saat itu, adalah peserta yang memperoleh nilai dibawah nilai tertinggi. 

"Dari hasil laporan yang kami terima, dalam pelaksanaan tes penjaringan dan penyaringan perangkat desa di Desa Totongan itu ada masalah, karena sebelum hasil tesnya diumumkan secara resmi sudah bocor duluan. Akibatnya timbul polemik terhadap peserta," jelas Arnan saat di temui portalindonesia.co.id di ruang kantornya. 

Di tempat terpisah, Kepala Desa Totogan Edi Muhajirin menyampaikan karena ada masalah laporan saat itu, sehingga acara pelantikan Sekdes terjadi pembatalan. 

"Waktu itu sudah akan saya lantik. Tetapi malah ada masalah laporan sehingga ahirnya acara pelantikan dibatalkan," ungkapnya. 

Pantauan portalindonesia.co.id, untuk mengisi kekosongan perangkat desa, di Desa Totongan pada Selasa (6/11/2018) telah dilakukan musyawarah pembentukan panitia untuk perekrutan perangkat desa lagi. 

Seorang warga setempat, Suparman (52) memepertanyakan adanya pembentukan panitia untuk perekrutan perangkat desa lagi.

"Padahal hasil proses penjaringan dan penyaringan perangkat desa yang digelar bulan Pebruari lalu di desa ini, masih meninggalkan polemik dan sejumlah kejanggalan," ungkapnya. 

Menurut Suparman, adanya polemik hasil tes penjaringan dan perangkat desa yang bocor duluan sebelum diumumkan secara resmi, berakibat peserta yang telah lolos dengan meraih nilai tertinggi (Titi Purwanti) hingga saat ini belum dilantik.

"Itu kan yang bocor bukan soal tes tapi hasil tes, kok bisa membuat peserta yang telah lolos dengan meraih nilai tertinggi itu hingga saat ini belum dilantik. Malah kepala desa setempat telah membentuk panitia untuk perekrutan perangak desa lagi. Ini kan lucu," beber Suparman. 

Selain itu, Suparman juga mengangap dalam masalah ini ada beberapa kejanggalan, diantaranya pada surat rekomendasi yang diterbitkan camat setempat, dimana isi surat rekomendasi itu menyatakan bahwa peserta yang akan digelar adalah peserta lain yang memperoleh nilai dibawahnya Titi Purwanti.

"Ini kan juga aneh. Jadi seharusnya polemik dan kejanggalan itu harus diungkap dan diselesaikan secara tuntas dulu," tandasnya. 

Reporter : Fauzi
Editor : Abdul Hakim
ad
Berita Sebelumnya Ekspose Rencana Pinjaman Muna Barat Sebesar 200 Milyar Belum Disetujui Dewan 
Berita Selanjutnya Baru Pertama Kali Digelar di Sumenep, Event Kejurda Slalom Sedot Ribuan Warga 

Komentar Anda