Portal Indonesia
ad

Atribut Siluman Bergambar Capres Jokowi di Pelosok Jateng Dicopoti 

berita terkini
Salah satu spanduk yang di copot oleh kader PDIP di Purworejo 
ad

PURWOREJO, (portal indonesia.co.id) - Poster dan stiker Capres Petahana Joko Widodo yang digambarkan mengenakan kostum raja tersebar dipelosok Jawa Tengah. Hal ini membuat geram kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), khususnya yang ada di Jawa Tengah. 

DPP PDIP pun menginstruksikan kepada jajarannya di Jawa Tengah untuk menyisir jalanan dan mencopoti poster-poster tersebut. Tak hanya yang berbentuk spanduk, stiker di kaca mobil angkutan umum juga dicopoti. 

Dalam poster tersebut digambarkan bahwa Jokowi mengenakan pakaian dan mahkota khas raja Jawa. Terdapat pula logo kepala banteng PDIP. 

Setelah diusut, poster tersebut bukanlah atribut resmi yang dikeluarkan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Ma'ruf Amin. Hal ini oleh DPP PDIP menyebutnya sebagai atribut siluman. 

"Ada atribut 'siluman' yang dipasang di publik yang mencitrakan seolah-olah Jokowi seorang raja dengan mahkota," ujar Ketua DPP PDIP, Andreas Hugo Pareira, saat dimintai konfirmasi, Rabu (14/11/2018).

Dia menduga poster-poster tersebut sengaja dipasang oleh orang-orang yang tak ingin Jokowi kembali menjabat sebagai presiden.

"Jelas, atribut ini datang dari kaum 'Anti-Jokowi Presiden'," kata Andreas. 

Ia menegaskan, atribut kampanye yang beredar di Jawa Tengah tersebut adalah modus black campaign. 

"Ini adalah negative campaign yang dikembangkan oleh lawan Jokowi untuk menurunkan citra diri Jokowi yang sedang bagus-bagusnya. Kelompok 'Anti Jokowi Presiden' ini tidak mampu lagi untuk berkompetisi dengan menampilkan citra diri positifnya," kata Andreas. 

Pihak PDIP telah memantau, bahwa poster-poster tersebut sudah tersebar di 27 daerah di Jawa Tengah, antara lain di Boyolali, Sukoharjo, Solo dan Purworejo. 

Bambang menyatakan pihaknya tidak memasang alat peraga kampanye (APK) 'Raja Jokowi'. Ia juga telah mengonfirmasi ke Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin dan DPP PDIP. Hasilnya sama, atribut tersebut tidak dipasang pihak internal Jokowi-Ma'ruf. 

Bambang Wuryanto, mengaku telah mengetahui siapa aktor di balik pemasangan poster. Dia mengatakan telah mengantongi nama-namanya.

"Ini bukan produk tim kampanye nasional atau daerah, bukan juga produk partai. Tapi juga ada lambang partai, berarti ada yang catut lambang partai. Siapa mereka? Kami sudah kantongi nama-nama, lihat ke depan seperti apa," kata Bambang. 

Sementara Ketua DPC PDIP Purworejo, Luhur Pambudi mengatakan intruksi dari DPD PDIP Jateng terkait pencopotan APK itu dilakukan karena gambar tersebut dinilai melecehkan Jokowi. Gambar Jokowi yang seolah-olah menjadi raja sudah tidak sesuai dengan masa kini.


"Instruksi dari DPD PDIP Jateng) agar gambar tersebut segera diturunkan. Itu gambar melecehkan Jokowi, di era demokrasi tidak ada raja-raja yang ada hanya di pentas seni ketoprak, masa disamakan dengan raja ketoprak, ini teknik memecah belah antarpartai dan calon presiden kita," kata Luhur 

Reporter : Fauzi
Editor : Abdul Hakim
ad
Berita Sebelumnya Operasi Zebra 2018 di Kota Kendari, Angka Pelanggaran Berlalulintas Naik 24 Persen
Berita Selanjutnya Pelaku Asusila Resahkan Warga, Digelandang ke Mapolres Situbondo 

Komentar Anda