Ibarat makan, pulsa adalah kebutuhan. Setiap hari kita berhubungan dengan pulsa, bergantung pada pulsa. Pulsa pun kita beli untuk bisa berkomunikasi. Semua orang mengerti pulsa. Tapi aneh bin nyata, kenapa? Ketika giliran ditanya pulsa itu apa, spontan kita bingung garuk-garuk kepala. Pulsa itu sejenis apa sih? (mikir). Mari kita bahas satu persatu.

Intinya pulsa itu satuan biaya telepon. Lho, kalau begitu, kita beli pulsa kok malah membeli biaya? Bayangkan seandainya kita ke konter pinggir jalan beli pulsa; “Mas beli pulsa atau tukar Pulsa IM3 10 ribu?” dengan mangacu pada pengertian KBBI berarti: “Mas beli satuan biaya perhitungan telepon IM3 10 ribu?” Lucu pasti dan mas konter juga pasti akan bingung. Tapi begitulah kenyataannya berbahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai kamus.

Apa kamusnya yang salah? Tentunya tidak, karena yang terjadi di masyarakat kita memang sering kali salah kaprah, sudah biasanya begitu. Berbahasa memang tidak selamanya harus mengikuti kaidah (benar/salah), yang penting maksud dan tujuan berkomunikasi tercapai, dipahami. Yang dimaksud dalam kalimat “pulsa” di atas seharusnya voucher atau prepaid credits, yaitu kredit prabayar yang digunakan untuk menggunakan layanan suatu provider.

Voucher ini ada yang berbentuk fisik dan nun fisik. dan juga bisa disebut voucher isi ulang yang berfungsi untuk mengisi ulang pulsa. Awalnya, para provider di Indonesia menggunakan istilah voucher isi ulang karena memang tujuannya mengisi ulang kembali kredit kita pada akun nomor prabayar yang kita gunakan. Para provider lebih memilih menggunakan istilah pulsa yang disama-artikan dengan voucher isi ulang.

Jadi kesimpulannya, pulsa adalah satuan perhitungan biaya telepon yang kita bayar di depan (prabayar) untuk dapat menggunakan layanan dari suatu provider. Nah provider nanti akan memotong kredit kita sesuai dengan biaya pemakaian layanan.

  • Pulsa Fisik / Voucher Fisik

Voucher fisik merupakan voucher yang dari dulu atau dari pertama sudah diperkenalkan oleh masing masing provider di Indonesia agar dapat untuk para pelanggan prabayarnya untuk terus menggunakan layanan yang diberikan. Cara penggunaaan voucher fisik ialah dengan menggosok bagian timah pelindung nomor voucher, lalu memasukkan angka-angka yang tersembunyi di dalamnya sesuai dengan prosedur dan kebijakan masing-masing penyedia layanan.

  • Pulsa Elektrik / Voucher Elektrik

Voucher elektrik merupakan voucher isi ulang yang dikeluarkan oleh provider yang hanya dapat di top up oleh chip khusus keluaran provider yang telah diotorisasi penggunaannya untuk melakukan top up voucher isi ulang. Pada jenis voucher ini tidak ada wujud pada saat kita gunakan karena akan langsung terisi sesuai dengan nominal yang kita beli atau inginkan ke Noer tujuan.

Informasi tembahan, voucher elektrik dapat di isi oleh chip yang telah diotorisasi. Maksudnya adalah tidak semua kartu yang kita gunakan dapat melakukan top up pulsa ke pelanggan, tapi hanya kartu-kartu/chip-chip khusus keluara provider yang memang ditujukan untuk melakukan isi ulang voucher elektrik. Misalnya: MKIOS (Telkomsel), MTRONIK (Indosat), DOMPUL (XL), e-AXIS (AXIS), DOMPET THREE (Three), ISI ESIA (esia), Fkios (Flexi).

Selain chip di atas ada juga yang menggunakan layanan All Operator yang menyederhanakan isi ulang menjadi hanya memakai 1 chip untuk semua operator. Caranya dengan mendaftar pulsa elektrik pada salah satu server di kota Anda.